07 Januari 2010

PUISIKU

Kenapa?

Kuingin setetes bulir cinta
Jatuh diatas kepalaku……
Yang memberikan kesejukan dari gersangnya jiwa
Kuingin sekuntum bungan mekar
Menebarkan aroma keindahan
Yang mewarnai hari-hari sepi tak berujung………

Ingin rasanya seperti mereka
Yangh tertawa lepas
Menyambut datangnya cinta dari sang pujangga…….
Menari diatas panggung dunia yang penuh
Dengan gemerlap lampu-lampu kebahagiaan
Yang selalu menyelimuti tubuh mereka………

Tapi…….
Aku tak bias mendapatkannya….
Aku hanya mampumenghirup nafas panjang
Sambil tersenyum………
Pura-pura kokoh berdiri
Padahal…tulang ini begitu rapuh
Hingga tak sanggup rasanya menanggung beban tubuh yang kelebihan berat badan

Langkahku tegap……..
Tapi sesungguhnya dala mulutku
Gigi-gigi ini bergemelatukan
Menahan perihnya setiap sendi yang menhubungkan
Tulang-tulang dalam rangka ini……..

Kucoba mensejajarka barisanku dengan mereka…….
Dan aku mampu melakukannya
Bahkan lebih rapih dari mereka
Tapi…sesungguhnya semua itu semu…….
Karena apabila barisan itu disuruh bergerak maju
Maka, aku akan tertinggal
Jauuuuuuuuuuhh dibelakang
Sebab tenagaku telah habis…….

Aku terus berusaha mencari sumber
Untuk penghimpun bahan baku ATP
Dalam setiap sel dalam tubuhku
Terus…..terus dan terus………
Hingga akhirnya……..
Aku berhasil mendapatkan semuanya……..

Aku sangat puas saat aku tau
Aku bias mendapatkannya
Aku mampu mengalahkan mereka…….
Aku bersorak……”aku menang”………
Ya…..aku telah menang…….
Tapi………
Setelah itu, aku menangis……..
Menangis sejadi-jadinya
Aku memekik…..meraung sekuat-kuatnya…
Dan aku jatuh ketanah………
Terus meratap…………….
AKU TAK BISA MENDAPATKANNYA…….
Aku bahkan telah gagal mendapatkannya…….
Kenapa?????kenapa aku gagal?????
Mengapa baru disaat itu aku menemui kegagalan????
Kenapa harus dia???
Dan kenapa bukan aku???
Bukankah aku yang telah berjuang…….
Berusaha mencari setiap sudut kelemahannya
Kemudian mencoba mengisinya dengan kelebihanku…….
Kenapa????kenapa?????

Apakah mungkin ini sebuah takdir?
Yang tak mungkin bisa aku mengubahnya?

Tapi aku masih juga berharap…..
Aku terus berdoa….
Itu bukan takdir ku ataupun takdirnya……..
Aku masih juga berharap……..
Berharap….
Dan berharap…………
Karena pengharapan itu msih ada…..!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar